Jika Anda ingin mengetahui siapa salah satu gitaris shredder chinese yang terbaik, mungkin Reggie Wu merupakan salah satunya. Pada April 1997 Reggie tergabung di band "Heavens Edge", sebuah band Melodic Rock asal Philadelphia, PA bersama sang vokalis Mark Evans (ex vokalis AC/DC), David Rath (drums), Steven Parry (guitars) dan George "G.G." Guidotti (bass).
Usaha pertama Heaven's Edge untuk mencapai blantika musik lokal adalah membuat demotape dengan 5 lagu yang akhirnya menelurkan album perdana mereka. Permainan mereka sangat menarik perhatian pengemar rock termasuk majalah eropa "Metal Force". Kepopularitas dan penampilan live mereka yang enerjik membuat Columbia Records tertarik mengorbit album perdana mereka. Akhirnya pada tahun 1990 Heaven's Edge merekam dan merilis album pertama mereka "Heaven's Edge" bersama Columbia Records. Album tsb diproduced oleh Neil Kernon dari Dokken dan Queensryche dengan beberapa lagu andalan seperti "Play Dirty", "Find Another Way", "Is That All You Want?" dan "Can't Catch Me".
Videoclip mereka untuk lagu "Skin to Skin" sempat ditayangkan di MTV Headbangers Ball, namun ketika mereka sedang menggarap videoclip "Find Another Way" pihak Columbia memutuskan untuk membatalkan penayangan video tsb. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari perusahaan rekaman lain.
Dalam waktu yang dekat mereka dikontrak oleh Capitol Records dan setahun kemudian mereka telah menulis beberapa lagu untuk album kedua mereka dengan gitaris kedua baru mereka Jimmy Marchiano (pengganti gitaris Steven Parry). Lagu yang mereka persiapkan adalah beberapa lagu andalan yang sebelumnya sudah pernah mereka bawakan live antara 91-92. Lagu tersebut adalah "Jacky" (radio hit), acoustic ballad "Just another Fire" dan musik khas gaya mereka "Jump on it" dan "Burnin' the Candle".
Tetapi pasar musik berubah total, musik Grunge dan Alternative menguasai pasar MTV/radio, tidak ada lagi tempat untuk band rock'n roll murni seperti Heaven's Edge. Capitol Records akhirnya memutuskan kontrak dengan Heavens Edge.
Reggie, Dave and G.G. terus berusaha sampai mereka mendapatkan vocalis baru bernama Shaun Carmen dan membentuk band baru dengan nama "American Pie". Mereka mencoba menemukan perusahaan rekaman yang bersedia mengorbit mereka, namun belum mujur akhirnya mereka bubar lagi.
Mungkin Anda menduga ini merupakan akhir dari nasib Heaven's Edge, tak diduga pada tahun 1998 mereka dikontrak oleh MTM music sebuah perusahaan rekaman yang spesialisasi di musik Melodic Hardrock. Album kedua mereka dijadwalkan akan rilis pada tahun 1992, tetapi untuk menyelesaikan album tersebut ternyata mereka membutuhkan waktu 6 tahun. Mark Evans (vokalis pertama mereka), Reggie, Dave and G.G. kembali ke studio rekaman menelurkan lagu-lagu seperti "Rollercoaster" dan "Cuts Both Ways".
Album kedua mereka dengan judul "Some Other Place - Some Other Time" akhirnya dirilis oleh MTM music di Eropa dan Pony Canyon di Jepang pada tahun 1998. Setahun kemudian (1999) Perris Records merilis album tersebut di USA. Versi US ini memiliki cover album yang berbeda dan terdapat 6 lagu tambahan (bonus tracks), lagu-lagu andalan seperti "Backseat Driver", "Rock Steady" dam ballad seperti "Just Another Fire".
Pada tahun 1999 Heaven's Edge kembali turut serta dalam album Tribute Motley Crue membawakan lagu "Don't Go Away Mad" dari album Dr. Feelgood. Tribute ini dibuat untuk membantu seorang anak di rumah sakit sesudah Vince Neil kehilangan anak perempuannya di usia 4 tahun akibat penyakit kanker.
Bagi Anda yang mencintai musik Melodic Rock, Glam Rock ataupun Hair Metal yang "fresh" seperti White Lion, Motley Crue, Poison, Bon Jovi, Atomic Playboy, Firehouse, dll, kami dari Gitaris.com merekomendasikan agar Anda memburu album perdana mereka (self titled) yang sudah "out of print".
|